Oktober 29, 2016

MENGAPA ASK FM? INI DIA BERIBU MANFAATNYA!



Akhir-akhir ini, social media menjadi salah satu pola kehidupan yang mengiringi kegiatan masyarakat Indonesia, terutama remaja. Hampir seluruh remaja di Indonesia mempunyai social media yang sudah merambah di dunia mereka. Ask fm salah satunya.




Ask fm termasuk salah satu social media yang sedang “hits” di kalangan remaja. Walau ask fm sudah lama dirintis dan banyak pula pengguna ask fm yang sudah lama memakainya, ask fm menjadi social media yang kekinian sekarang ini. Semakin banyak pula para remaja yang sering membuat ‘Question and Answer’ di ask fm. Dengan berbagai fitur ask fm salah satunya fitur “Anonim” membuat ask fm menjadi salah satu social media yang diminati para remaja. Fitur anonim tersebut merupakan fitur yang bisa dipakai seseorang apabila ingin ask kepada user lain tanpa diketahui identitasnya. Hal inilah yang membuat para remaja sering ask berbagai pertanyaan kepada user lain, mulai dari pertanyaan penting hingga iseng, bahkan bully-an juga tidak luput dari adanya fitur ini.


Banyak sekali alasan para remaja menggunakan ask fm. Salah satunya Ryan Dwi Saputra. Pengguna ask fm dengan usernya @gipacksaputra yang sudah masuk ke dunia ask fm sejak 2014 itu mengaku  mendapatkan banyak manfaat dari ask fm. Dengan profesinya sebagai seorang social media specialist di kantornya, Digitized Indonesia, saat itu Ryan mau tidak mau harus ikut “nyemplung” ke dunia ask fm.


“Jadi makin nambah temen, kenalan baru, terus seneng aja kalo ada yang nge-ask. Serasa diperhatiin.” Jelas pria lulusan Komunikasi, UPN Veteran Jakarta, yang kini sedang sibuk dengan team project bersama teman-teman SMAnya.


Ryan sendiri salah satu pengguna ask fm yang sering menjawab answer dari para user lain, baik yang memunculkan nama usernya, atau yang menggunakan fitur anonim. Fotografer yang menjadi hobinya saat ini membuat para remaja lain banyak pula yang ask kepada Ryan soal fotografi, seperti bertanya soal jenis kamera, fungsi-fungsi kamera, hingga tempat cuci film kamera analog.


“Bagus sih kalo menurut aku karena mereka mau belajar dan bagi mereka pasti pertanyaan itu penting dijawab.” Tanggap Ryan atau yang sering disapa teman-temannya dengan nama masa kecilnya, Gipack.


Dengan adanya ask fm ini, remaja sekarang semakin kreatif dan unik. Bahkan di awal Ryan memakai ask fm, ada sebuah user @charityfm yang mengajak para pengguna ask fm untuk berdonasi melalui beberapa acara seperti Garage Sale, Tarot Reading, Fun Talkshow, Live Sketch, dan English Hour. Hasil dari seluruh donasi yang terkumpul tersebut disumbangkan ke panti asuhan.


“Menariklah event Charity.fm waktu itu, walau susah juga buat bikin acara seperti itu lagi karena kendala panitia yang bersifat sukarela, dan konsep acaranya yang harus bisa jadiin semua user ask fm satu visi, jadi semua bisa ikutan acara donasi seperti Charity.fm.".


Selain itu, remaja sekarang juga mempunyai berbagai question yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya bagi Ryan. Mereka menanyakan berbagai hal yang membuat answer atas question mereka harus berkualitas. Keberadaan ask fm juga membuat Ryan semakin cepat mendapatkan info-info viral karena adanya fitur love di ask fm yang sering muncul di timeline ask fmnya.
            

“Membuka pandangan banget. Kita jadi tau tentang pemikiran banyak orang mengenai isu-isu terkini yang lagi hangat dan dibicarakan sama masyarakat. Siapapun bisa tau info viralnya karena bisa ask ke siapapun tentang apapun.” Tambah cowok pemilik website www.gipacksaputra.com itu.

            
Berbeda dengan Ryan yang menganggap remaja sekarang kreatif karena pertanyaan mereka di ask fm yang ‘unpredictable’, Favian dengan usernya @piohaha memiliki sudut lain tentang ask fm. Dengan adanya ask fm yang menjadi social media favorit, Vian memiliki pendapat beda dari Ryan. Rasa penasarannya terhadap ask fm, membuat Vian menilai bahwa ask fm seru karena dipenuhi user ask fm dengan berbagai question and answer mereka yang memiliki karakter tersendiri dalam menjawab.
            

“Kalo aku sih suka banget liat orang-orang yang seru-seru jawabnya. Suka juga mantengin dan follow orang yang tinggal atau sekolah di luar negeri. Jadi makin tau banyak soal kehidupan di luar negeri tuh gimana dan jadi motivasi tersendiri buat ikut jejak mereka, hehe.” Timpal mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan Hubungan Internasional tersebut yang sudah kenal ask fm sejak 2013.
            

Walau banyak hal-hal positif yang Vian dapatkan, tak sedikit pula penilaian-penilaian lain Vian tentang user-user ask fm yang rata-rata remaja. Ask fm dengan berbagai sisi positif dan negatifnya harus bisa diimbangi dalam penggunaannya, salah satunya dalam memanfaatkan fitur anonim yang ada.
            

“Aku sih berharap remaja yang pakai ask fm itu kurangin ngejudge orang lain dengan fitur anonim. Ask fm diciptakan bukan untuk hal-hal yang gak penting seperti judge atau bully. Manfaatkan fitur-fiturnya dengan baik pasti bisa bermanfaat.” Tambah cowok kelahiran 14 November 1997 itu.
            

Lain halnya dengan Erlangga Greschinov, seorang penulis buku “Kuasai 20 Bahasa Populer Dunia” yang sudah aktif di ask fm 2 tahun lalu. Ask fm bagi Erlangga memberi banyak hal-hal positif. Dengan adanya social media seperti ask fm, hobi Erlangga yakni sharing cerita edukatif menjadi tersalurkan. Dia bisa menjadi cerita banyak hal tentang kehidupan hingga sekarang, dan banyak pula pengguna ask fm lainnya menanyakan hal-hal edukasi kepadanya.
            

“Natural banget sih tertarik sama ask fm. Disini aku bisa sharing sama pengguna ask fm lainnya, dan banyak pula yang ask ke aku tentang apapun. Biasanya sehari bisa sampai 20-30 user yang bertanya. Kalo lagi aktif banget, bisa sampai 100 user yang sharing-sharing apapun ke aku dan terjawab.” Jelas pengguna ask fm dengan usernya @greschinov itu.
            

Baginya, sharing di ask fm bisa menambah teman dan kenalan baru. Banyak hal positif yang bisa didapatkan dari ask fm, salah satunya akun @BelajarBareng.BDG. Komunitas Belajar Bareng Bandung juga user ask fm yang mengajak pengguna ask fm untuk belajar hal baru. Erlangga sendiri tergabung dalam komunitas tersebut sebagai pengisi di setiap acaranya.
            

“Berbagai hal yang gak kita dapatkan di sekolah, bisa kita dapatkan disini. Di Belajar Bareng Bandung, kita bisa tau informasi selain akademik seperti lifestyle, psikologis, kuliner, dan masih banyak lagi. Makanya aku gabung disini karena bisa sharing berbagai hal juga di Belajar Bareng Bandung.” Jelas pria lulusan Teknik Industri, Telkom University, Bandung itu.
           

“Yang jelas, kita sebagai pengguna ask fm yang baik harus bisa mengkritisi informasi yang kita terima. Jangan sampai kita salah memilah-milah info yang didapat karena pemikiran yang dangkal. Pastikan kita berhati-hati dalam menggunakan ask fm terutama ketika bertanya dan menjawab.” Tambah pria penyuka apel itu sebagai penutup.

CC : @koransindo 
Narasumber :
1. Ryan Dwi Saputra
2. Favian Dwi Tantra
3. Erlangga Greschinov

Fyi guys, naskah diatas merupakan naskah asli. Naskah yang sudah disaring oleh editor bisa kalian cek di sindonews.com atau aplikasi Koran Sindo Digital di rubrik Gensindo halaman 8-9. Edisi 17 September 2016. So sorry for being late uploaded!

KEMANA KAMU BISA JALAN-JALAN DI JAKARTA HANYA DENGAN 100 RIBU?

photo by Nisrina Khoirunnisa diambil di jembatan penyebrangan depan Pasar Baru, Jakarta Pusat Tepat tulisan ini dibuat, wabah virus c...