Juni 12, 2017

PIKIRAN BERISIK MALAM 18 RAMADHAN

Adakah inspirasi saat melihat gambar ini?

Selamat malam manusia-manusia pilihan Tuhan! Kurang tau kenapa, malam ini aku lagi pengen banget sharing sesuatu di blog yang rada niat daripada biasanya, baik dari segi bahasa dan diksinya. Kali ini juga bukan soal tempat wisata yang kukunjungi, tapi melainkan sebuah pikiran berisik yang menghantuiku tiba-tiba saja pukul 21.00 WIB tadi, tepatnya hari Senin, 12 Juni 2017.


Hari ini aku baru saja melaksanakan buka bersama dengan para freelancers Gensindo (Generasi Sindo) dan juga Andien Aisyah, seorang penyanyi yang bagiku sangat ibu idaman sekali. Sudah parasnya cantik, suaranya menyejukkan hati, dan kreatif dalam bersaing di dunia entertainment saat ini. Buka bersama kali ini tentu saja membawaku bertemu dengan anak-anak Gensindo yang biasanya hanya bisa ngobrol atau tukar ide lewat chat Whatsapp saja. Guess what I got? I got so many experience from them. Salah satunya temenku, Vika namanya. Dia bercerita bahwa dia sekarang join part time di IDN Media, sebuah multi-platform digital media company yang menyohorkan dunia Generasi Z dan Millenials di Indonesia. Disana, dia mendapatkan posisi sebagai Junior Editor, bertugas sebagai editor tulisan dan meng-create berbagai tema untuk ditulis di IDN Media. Secara tidak langsung, posisi Vika sebagai part time ini menuntut dia harus up to date dengan lingkungan sekitar, terutama di kaum remaja. Yang lebih mencengangkan lagi, si Vika ini mendapatkan gaji sebesar Rp 2.500.000/bulan, dengan jam kerjanya yang hanya 3x seminggu. Bahkan Vika pun bebas akan bekerja di hari apa saja. Hal ini yang bikin aku tertarik untuk sharing di blog malam ini. So awesome right?

Lalu tiba-tiba terbesit di benakku. Jika Vika bisa menjadi seorang Junior Editor yang berarti dia sudah membuktikan passion dia berada di bidang tulis menulis, lalu apa kabar dengan Nisrina Khoirunnisa? Seorang remaja rantau dari tanah Kendal, yang dirinya sendiri tidak tau apa yang dapat dia ceritakan tentang Kendal kepada orang lain.

Kalian pernah menggalaukan atau mengkhawatirkan sesuatu selain cinta? Hal itu sedang terjadi padaku saat ini. Aku jadi berpikir, aku ini sedang kemana dan melakukan apa ya? Oke let me say little something. Hal ringan aja yang sering nyentil dan menjadi penilaian khalayak banyak saat ini. Instagram! Jika kalian punya instagram, ga mungkin dong kalian tidak menuliskan sebuah ‘caption’ untuk foto kalian? Dari caption instagram saja, banyak orang menilai bagaimana seseorang tersebut berpikir. Orang menilai kemana arah pikiran para penulis caption itu. Bahkan, aku sendiri sekarang bingung dan sering mikir jika melihat caption foto di instagram temanku mengungkapkan suatu hal dengan perkataan bijak. Perkataan bijak itu tidak hanya satu dua caption di fotonya, tapi konsisten. Singkat dinilai, dia pastilah seseorang yang memiliki prinsip hidup. Lalu, bagaimana denganku? Caption instagram pun terkadang bijak, terkadang tidak. Satu hal yang kupertanyakan, bagaimana para netizen menyimak caption-captionku, ya?

Hal berikutnya yang menyentil pikiranku yakni soal inspirasi. Aku terkadang menjadi seseorang yang ambisius untuk bisa berkarya, dan menginspirasi orang lain. Namun, apakah adanya aku ini sudah mampu menginspirasi orang lain seperti yang kuharapkan? Tidak perlu banyak, hanya satu dua orang saja mungkin sudah membuat pikiran berisikku cukup tenang. Aku tidak tau bagaimana menginspirasi orang lain, tidak tau melalui apa, tidak tau harus berkata apa dan perbuatan seperti apa yang harusnya menginspirasi orang lain. Aku jadi berpikir, sudahkah aku menemukan siapa diriku?

BERHASILKAH AKU MENEMUKAN DIRIKU?

Saat ini kujawab, belum. Tapi satu hal yang terus membuatku tetap untuk berbuat seperti biasanya adalah.. Aku percaya, suatu saat kegundahan tentang diriku ini pasti akan terjawab. Suatu saat akan, pasti akan. Tidak tau kapan, pasti aku akan menemukan diriku. Ketika aku telah menemukan diriku, pasti aku akan menginspirasi banyak orang, dan pikiran berisik malam 18 Ramadhan ini akan hilang. Yakin, bahwa perbuatan apapun yang sedang kulakukan pasti suatu saat akan bermanfaat. Kelak, remaja ambisius dari Kendal ini dapat memberikan yang terbaik dan menginspirasi orang lain, layaknya cerita Vika yang menginspirasi tulisanku malam ini. Semoga dan selalu..


Yang Dirundung Gelisah, Nisrina Khoirunnisa.

KEMANA KAMU BISA JALAN-JALAN DI JAKARTA HANYA DENGAN 100 RIBU?

photo by Nisrina Khoirunnisa diambil di jembatan penyebrangan depan Pasar Baru, Jakarta Pusat Tepat tulisan ini dibuat, wabah virus c...