| Adakah inspirasi saat melihat gambar ini? |
Selamat malam manusia-manusia pilihan Tuhan! Kurang tau kenapa, malam ini aku lagi pengen banget sharing sesuatu di blog yang rada niat daripada biasanya, baik dari segi bahasa dan diksinya. Kali ini juga bukan soal tempat wisata yang kukunjungi, tapi melainkan sebuah pikiran berisik yang menghantuiku tiba-tiba saja pukul 21.00 WIB tadi, tepatnya hari Senin, 12 Juni 2017.
Hari ini aku baru saja
melaksanakan buka bersama dengan para freelancers Gensindo (Generasi Sindo) dan
juga Andien Aisyah, seorang penyanyi yang bagiku sangat ibu idaman sekali.
Sudah parasnya cantik, suaranya menyejukkan hati, dan kreatif dalam bersaing di
dunia entertainment saat ini. Buka bersama
kali ini tentu saja membawaku bertemu dengan anak-anak Gensindo yang biasanya
hanya bisa ngobrol atau tukar ide lewat chat Whatsapp saja. Guess what I got? I
got so many experience from them. Salah satunya temenku, Vika namanya. Dia
bercerita bahwa dia sekarang join part
time di IDN Media, sebuah multi-platform digital media company yang
menyohorkan dunia Generasi Z dan Millenials di Indonesia. Disana, dia
mendapatkan posisi sebagai Junior Editor, bertugas sebagai editor tulisan dan
meng-create berbagai tema untuk
ditulis di IDN Media. Secara tidak langsung, posisi Vika sebagai part time ini menuntut dia harus up to date dengan lingkungan sekitar,
terutama di kaum remaja. Yang lebih mencengangkan lagi, si Vika ini mendapatkan
gaji sebesar Rp 2.500.000/bulan, dengan jam kerjanya yang hanya 3x seminggu.
Bahkan Vika pun bebas akan bekerja di hari apa saja. Hal ini yang bikin aku
tertarik untuk sharing di blog malam ini. So
awesome right?
Lalu tiba-tiba terbesit
di benakku. Jika Vika bisa menjadi seorang Junior Editor yang berarti dia sudah
membuktikan passion dia berada di bidang tulis menulis, lalu apa kabar dengan
Nisrina Khoirunnisa? Seorang remaja rantau dari tanah Kendal, yang dirinya
sendiri tidak tau apa yang dapat dia ceritakan tentang Kendal kepada orang
lain.
Kalian pernah
menggalaukan atau mengkhawatirkan sesuatu selain cinta? Hal itu sedang terjadi
padaku saat ini. Aku jadi berpikir, aku ini sedang kemana dan melakukan apa ya?
Oke let me say little something. Hal ringan aja yang sering nyentil dan menjadi
penilaian khalayak banyak saat ini. Instagram! Jika kalian punya instagram, ga
mungkin dong kalian tidak menuliskan sebuah ‘caption’ untuk foto kalian? Dari
caption instagram saja, banyak orang menilai bagaimana seseorang tersebut
berpikir. Orang menilai kemana arah pikiran para penulis caption itu. Bahkan,
aku sendiri sekarang bingung dan sering mikir jika melihat caption foto di
instagram temanku mengungkapkan suatu hal dengan perkataan bijak. Perkataan
bijak itu tidak hanya satu dua caption di fotonya, tapi konsisten. Singkat
dinilai, dia pastilah seseorang yang memiliki prinsip hidup. Lalu, bagaimana
denganku? Caption instagram pun terkadang bijak, terkadang tidak. Satu hal yang
kupertanyakan, bagaimana para netizen menyimak caption-captionku, ya?
Hal berikutnya yang
menyentil pikiranku yakni soal inspirasi. Aku terkadang menjadi seseorang yang
ambisius untuk bisa berkarya, dan menginspirasi orang lain. Namun, apakah
adanya aku ini sudah mampu menginspirasi orang lain seperti yang kuharapkan?
Tidak perlu banyak, hanya satu dua orang saja mungkin sudah membuat pikiran
berisikku cukup tenang. Aku tidak tau bagaimana menginspirasi orang lain, tidak
tau melalui apa, tidak tau harus berkata apa dan perbuatan seperti apa yang
harusnya menginspirasi orang lain. Aku jadi berpikir, sudahkah aku menemukan
siapa diriku?
BERHASILKAH AKU
MENEMUKAN DIRIKU?
Saat ini kujawab,
belum. Tapi satu hal yang terus membuatku tetap untuk berbuat seperti biasanya
adalah.. Aku percaya, suatu saat kegundahan tentang diriku ini pasti akan
terjawab. Suatu saat akan, pasti akan. Tidak tau kapan, pasti aku akan
menemukan diriku. Ketika aku telah menemukan diriku, pasti aku akan
menginspirasi banyak orang, dan pikiran berisik malam 18 Ramadhan ini akan
hilang. Yakin, bahwa perbuatan apapun yang sedang kulakukan pasti suatu saat
akan bermanfaat. Kelak, remaja ambisius dari Kendal ini dapat memberikan yang
terbaik dan menginspirasi orang lain, layaknya cerita Vika yang menginspirasi
tulisanku malam ini. Semoga dan selalu..
Yang Dirundung Gelisah,
Nisrina Khoirunnisa.